Saturday, 25 April 2020

A. Kegiatan Pembelajaran Remedial
Kata remedial berasal dari bahasa Inggris yang artinya menyembuhkan, membetulkan. Ini berarti bahwa pembelajaran remedial adalah pembelajaran yang bersifat menyembuhkan sehingga menjadi baik atau sembuh dari masalah pembelajaran yang dirasa sulit. Menurut Natawija dalam bukunya Pengajaran Remedial, mengemukakan bahwa dilihat dari arti katanya remedial berarti bersifat menyembuhkan/ membetulkan atau membuat menjadi baik.
Menurut Nafsiah Ibrahim dan Partino dalam bukunya Pengantar Diagnostik Kesulitan Belajar dan Pengajaran Remedial, pembelajaran remedial perlu diadakan bila telah diketahui terlebih dahulu apa dan bagaimana kesulitan belajar yang dialami peserta didik, pengajaran remedial merupakan bentuk khusus pengajaran yang meliputi cara mengajar, cara belajar, materi pelajaran, metode mengajar, cara belajar, materi pelajaran, fasilitas dan lingkungan yang ikut mempengaruhi proses belajar tersebut.
Syamsudin dalam Ishak dan Warji menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kegiatan perbaikan adalah segala usaha yang dilakukan untuk memahami dan menetapkan jenis, sifat kesulitan belajar, faktor-faktor penyebanya serta cara mendapatkan kemungkinan mengatasinya, baik secara kuratif (penyembuhan) maupun secara preventif (pencegahan) berdasarkan data informasi yang seobjektif mungkin. 

B.      Tujuan, Fungsi Dan Prinsip Pengajaran Remedial
1.         Tujuan pengajaran remedial
Tujuan pengajaran remedial sebenar nya tidak berbeda dengan tujuan pengajaran pada umumnya, yaitu agar murid dapat mencapai prestasi belajar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Secara khusus pengajaran remedial bertujuan agar murid yang mengalami kesulitan belajar dapat mencapai prestasi belajar yang diharapkan melaui proses penyembuhan atau perbaikan, baik segi proses belajar mengajar maupun kepribadian murid.
   Tujuan pengajaran remedial secara terinci adalah agar murid dapat:
a.    Memahami dirinya, khususnya yang menyangkut prestasi belajar meliputi segi kekuatan, kelemahan, jenis dan sifat kesulitan.
b.    Memperbaiki cara-cara belajar kearah yang lebih baik sesuai dengan kesulitan yang dihadapi.
c.    Memilih materi dan fasilitas belajar secara tepat untuk mengatasi kesulitan belajarnya.
d.   Mengembangkan sikap-sikap dan kebiasaan baru yang dapat mendorong tercapainya hasil belajar yang baik.
e.    Mengatasi hambatan-hambatan belajar yang menjadi latar belakang kesulitannya.
2.         Fungsi Pengajaran Remedial
Berdasarkan pengertian sebagaimana telah dikemukakan di atas, jelas bahwa pengajaran remedial mempunyai fungsi yang amat penting dalam keseluruhan proses belajar mengajar.
   Adapun beberapa fungsi pengajaran remedial tersebut adalah:
a.    Fungsi korektif
b.    Fungsi penyesuaian
c.    Fungsi pemahaman
d.   Fungsi pengayaan
e.    Fungsi terapeutik
f.     Fungsi akselerasi
Beberapa fungsi pengajaran remedial tersebut di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:
a.    Fungsi korektif
Pengajaran remedial mempunyai korektif, artinya melaui pengajaran remedial dapat di adakan pembentukan atau perbaikan terhadap sesuatu yang dianggap masih belum mencapai apa yang diharapkan dalam keseluruhan proses belajar mengajar. Hal-hal yang diperbaiki atau dibetulkan melalui pengajaran remedial antara lain:
1)   Perumusan tujuan
2)   Penggunaan metode mengajar
3)   Cara-cara belajar
4)   Evaluasi
5)   Segi-segi pribadi murid
Dengan perbaikan terhadap hal-hal tersebut di atas, maka prestasi belajar murid beserta factor-faktor yang mempengaruhi dapat diperbaiki.


b.    Fungsi penyesuaian
Yang dimaksud fungsi penyesuaian adalah agar dapat membantu murid untuk menyesuaikan dirinya terhadap tuntutan kegiatan belajar. Murid dapat belajar sesuai dengan keadaan dan kemampuan pribadinya sehingga mempunyai peluang besar untuk memperolah prestasi belajar yang lebih baik. Tuntutan belajar yang diberikan murid telah disesuaikan dengan sifat jenis dan latar belakan kesulitannya sehingga murid diharapkan lebih terdorong untuk belajar.
c.    Fungsi pemahaman
Fungsi pemahaman adalah agar pengajaran remedial memungkinkan guru, murid dan pihak-pihak lain dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap pribadi murid. Demikian pula murid diharapkan dapat lebih memahami dirinya dan segala asfeknya. Begitu pula guru dan pihak-pihak lainnya dapat lebih memahami akan keadaan pribadi murid.
d.   Fungsi pengayaan
Fungsi pengayaan dimaksud agar pengajaran remedial dapat memperkaya proses belajar mengajar. Bahan pelajaran yang tidak disampaikan dalam pengajaran regular, dapat diperoleh melalui pengajaran remedial pengayaan lain adalah dalam segi metode dan alat yang dipergunakan dalam pengajaran remedial. Dengan demikian diharapkan hasil yang diperoleh murid dapat lebih banyak, lebih luas dan lebih dalam sehingga hasil belajarnya lebih kaya.
e.    Fungsi terapeutik
Dengan pengajaran remedial secara langsung atau tidak langsung dapat menyembuhkan atau memperbaiki kondisi-kondisi kepribadian murid yang diperkirakan menunjukan adanya penyimpangan. Penyembuhan kondisi kepribadian dapat menunjang pencapaian prestasi belajar, demikian pada sebaliknya.


f.     Fungsi akselerasi
Fungsi akselerasi adalah agar pengajaran remedial dapat mempercepat proses belajar baik dalam arti waktu maupun materi. Misalnya: murid yang tergolong lambat dalam belajar, dapat dibantu lebih cepat proses belajarnya melaui pengajaran remedial.


14 comments:

  1. Artikelnya bagus..bahasa yang digunakan mudah dipahami

    ReplyDelete
  2. Ini yg komen teman2 sendiri juga🤭

    ReplyDelete
  3. Semangat berkarya annisak😅

    ReplyDelete
  4. Semoga ilmunya bermanfaat

    ReplyDelete
  5. Ilmi yg bermanfaat, 👍

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah artikelnya sangat membantu👍

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah artikelnya sangat membantu👍

    ReplyDelete
  8. Terimakasih kakak artikelnya sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  9. Artikelnya bagus, mungkin bisa dicantumkan tahun/halaman buku pada setiap referensi shg karyanya semakin bagus lagi 👍

    ReplyDelete